Setelah satu jam pelajaran, waktunya mengoreksi pilihan ganda tadi. Kertasmu ditukarkan ke teman di barisan sebelah.
“Jadi, silakan jumlah betulnya dibagi dua lalu ditambah nol atau langsung betulnya dikali lima. Siapa yang dapat seratus?”
Kamu sendirian yang mengacungkan tangan.
“Sembilan lima?” Tidak ada yang merespons.
“Sembilan puluh?” Dua temanmu, sama-sama perempuan, mengacungkan tangan.
Kalian bertiga pun maju. Bu Noni tersenyum. “Okeh, itulah pemenang kuis kali ini. Besok-besok, catatan kalian mohon dilengkapi. Karena itu demi kebaikan kalian juga. Supaya nilai kalian tinggi.”
Beliau menyerahkan hadiah itu kepada kami bertiga. Kamu menggoyangkan hadiahnya sedikit. Agak berat. Jelas bukan kerudung atau baju. Mungkin seperangkat alat tulis.
“Boleh dibuka, Bu?” tanyamu.
“Nanti saja ya, biar kejutan. Heheh.”
Selesai pelajaran Bu Noni, tepatnya jam istirahat, kamu membuka hadiahnya. Teman-temanmu juga ingin melihat. Ternyata isinya adalah lampu tidur putih berbentuk kerang kecil. Selain itu, ada kartu ucapan berbunyi, “Selamat dan teruslah sukses.”
Kamu kemudian menceritakan pengalamanmu masuk dunia lain. Teman-temanmu menyimak dengan antusias. Tidak ada yang menyela atau menjadi kaum mendang-mending.
[TAMAT]
>>> Kembali ke halaman awal <<<
Tidak ada komentar:
Posting Komentar