Kamu Memutuskan Berangkat ke Sekolah

Dengan enggan, kamu bersiap-siap menuju sekolah. Motor kamu panaskan terlebih dahulu, selama beberapa menit.

Selagi kamu menunggu, tiba-tiba, bulu kudukmu merinding. Kamu mengamati sekitar, namun tidak ada siapa pun. Kamu berusaha mengabaikan perasaan ini, berpikir barangkali hanya pengaruh udara dingin. Tapi, kamu semakin merinding. Seakan ada sesuatu mengawasi.

"Ki!"

Dari dalam rumah, emakmu memanggil-manggil. Daripada hantu, omelan emakmu jauh lebih menyeramkan. Ketimbang diceramahi panjang lebar, lebih baik segera bergegas.

Kamu keluar dari Desa Bojongkoneng dan masuk jalan raya. Tidak ada yang aneh di sepanjang jalan. Langit terlihat makin cerah semakin lama. Orang-orang tampak beraktivitas seperti biasa.

Tibalah kamu di jalanan dengan pepohonan lebat di sisi kanan dan kiri. Udara terasa begitu dingin di sini, membuatmu seketika menyesal mengapa tidak memakai jaket. Kamu menelusuri jalan kosong itu dengan kecepatan sedang. Melalui spion, tidak terlihat ada kendaraan di belakangmu.

Beberapa menit berlalu. Namun area hutan ini seolah tidak ada ujungnya. Menyadari hal itu, kamu langsung panik. Kamu berhenti di tepi jalan untuk memastikan perasaanmu.

Benar saja. Sejauh mata memandang, hanya ada hutan. Tidak ada tanda-tanda kehidupan. Dunia begitu hening di sini, sebab suara hanya berasal dari langkahmu sendiri.

Selanjutnya >>>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar