Pengertian Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan peristiwa alam atau peristiwa. Penjelasannya meliputi bagaimana dan mengapa sesuatu itu bisa terjadi dan proses-prosesnya. Teks eksplanasi menjelaskan fenomena atau peristiwa yang bersifat umum. Biasanya teks ini ditemukan di buku atau ensiklopedia.
Teks eksplanasi mirip dengan prosedur, karena terdapat proses. Perbedaannya adalah kita hanya bisa menyimak penjelasan teks eksplanasi, tidak bisa mengikuti. Contohnya, cara penyajian mie instan adalah teks prosedur, sedangkan proses pembuatan mie instan adalah teks eksplanasi.
Teks eksplanasi juga mirip berita karena menjelaskan suatu peristiwa. Bedanya, berita bersifat melaporkan kejadian khusus, sementara teks eksplanasi bersifat umum. Contohnya, “Banjir Jakarta-Bogor Januari 2021” adalah berita, sedangkan “Penyebab Banjir” adalah teks eksplanasi.
Perhatikan contoh berikut!
Sejarah Kemunculan Anime
Anime adalah animasi buatan Jepang, yang kini berkembang menjadi bentuk budaya populer, dengan penggemar yang cukup banyak. Anime tidak hanya dipandang sebagai sarana hiburan. Sebagian besar orang bahkan menganggap kartun tersebut sebagai tontonan hari-hari, lantaran ceritanya sering menginspirasi.
Sebelum menjadi salah satu sektor industri di Jepang, awalnya anime hanyalah sarana yang digunakan para seniman Jepang untuk bereksperimen dengan teknik animasi. Sejarah mencatat, anime mulai berkembang di Negeri Sakura pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.
Melansir Japanjunky, anime Jepang pertama dalam bentuk paling dasar, diperkirakan telah dibuat pada tahun 1906, tetapi klaim itu banyak diperdebatkan oleh beberapa orang. Banyak orang percaya animasi Jepang paling awal disebut Katsudo Shashin, sebuah karya pribadi tak bertanggal oleh pencipta yang juga tidak dikenal.
Tahun 1917, karya profesional dan publik pertama mulai muncul. Animator seperti Oten Shimokawa dan Seitarou Kitayama menghasilkan banyak karya, termasuk salah satu film animasi Jepang tertua berjudul Kouchi's Namakura Gatana. Film ini hanya berbentuk klip, dengan durasi dua menit yang mengisahkan seorang samurai yang mencoba menguji pedang baru.
Pada masa-masa tersebut pembuatan animasi tradisional di Jepang mulai berkembang. Akan tetapi seperti dilansir dari Nippon.com, Tokyo dan daerah sekitarnya mengalami kerusakan besar akibat gempa besar Kanto pada tahun 1923 yang mengakibatkan industri anime di Jepang dipaksa untuk memulai lagi dari awal.
Seiring berjalannya waktu, industri anime Jepang mulai bangkit. Terutama setelah keberhasilan dari Walt Disney yaitu Snow White and The Seven Dwarfs sangat memengaruhi banyak animator Jepang.
Kemudian pada 1960-an, seniman manga dan animator Osamu Tezuka membawa banyak teknik animasi Disney lalu menyederhanakannya. Dia sengaja melakukan ini untuk mengurangi biaya dan membatasi jumlah bingkai dalam film animasi. Sebelum era 60-an, pembuatan anime masih menggunakan teknik produksi animasi cel gaya Jepang. Beberapa studio animasi terkemuka di Jepang kemudian mulai didirikan, misalnya pada tahun 1961 berdiri Mushi Productions oleh Osamu Tezuka.
Lalu pada serial anime pertama berjudul Astro Boy (Tetsuwan Atomu) karya Osamu Tezuka ditayangkan perdana di stasiun Jepang pada 1 Januari 1963. Berkat karyanya ini, Osamu Tezuka mendapatkan julukan “God of Manga” atau Dewa Manga.
Memasuki tahun 1970-an, di Jepang pertumbuhan popularitas manga dan novel grafis mengalami lonjakan pesat, banyak di antaranya kemudian dianimasikan. Sedangkan pada masa 1980-an, beberapa genre anime paling populer seperti anime mecha diciptakan selama waktu ini. Bisa dibilang saat itu tema robot raksasa sangat umum sekali.
Produksi anime kian berkembang pesat setiap tahunnya. Bahkan sejak awal tahun 1990, banyak sekali judul anime ikonik yang membekas di hati penggemarnya. Di awal abad ke-21, anime bergenre shounen mulai mendapatkan tempatnya. Sebut saja seperti One Piece dan Naruto yang sampai saat ini masih memiliki banyak penggemar setia di seluruh dunia.
Tidak hanya serial anime, film anime perlahan mulai mendapat pengakuan internasional. Khususnya film anime yang diproduksi oleh Studio Ghibli. Pada 2002, film anime berjudul Spirited Away yang disutradarai oleh Hayao Miyazaki memenangkan the Golden Bear di Festival Film Internasional Berlin, dan pada 2003 di Academy Awards ke-75, film tersebut memenangkan Academy Award untuk kategori Best Animated Feature.
Teks di atas merupakan teks eksplanasi karena menjelaskan asal-usul anime.
Ciri-Ciri Teks Eksplanasi
- Informasi yang dimuat berdasarkan fakta, bukan opini.
- Hal yang dibahas adalah fenomena yang bersifat keilmuan atau mengandung ilmu pengetahuan.
- Bersifat informatif dan tidak berusaha mempengaruhi pembaca untuk percaya atau mengikuti hal yang dibahas.
- Fokus pada hal umum, bukan personal.
Menemukan Fakta dalam Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi memberikan pemahaman mengenai latar belakang fenomena atau peristiwa secara jelas dan logis. Salah satu sebabnya karena teks eksplanasi menggunakan banyak fakta dan kumpulan pernyataan yang memiliki hubungan sebab-akibat. Pertanyaannya, apa itu fakta?
Fakta adalah sesuatu yang memang terjadi, sebuah kenyataan. Kebenarannya bisa dibuktikan secara langsung. Lawan dari fakta adalah opini, yaitu pendapat atau pemikiran pribadi. Kebenaran dari sebuah opini tidak selalu bisa dibuktikan.
Contohnya, pernyataan “Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945” merupakan fakta karena terdapat bukti-bukti pendukung dan telah diakui oleh dunia. Kita bisa mendengar pernyataan kemerdekaan Indonesia pada waktu tersebut di teks proklamasi yang dibacakan sewaktu upacara bendera setiap Senin.
Sebaliknya, pernyataan “Jika Inggris yang menjajah Indonesia dan bukan Belanda, Indonesia saat ini mungkin sudah maju seperti India” merupakan sebuah opini karena hal itu bisa saja tidak terjadi. Faktanya, banyak negara jajahan Inggris yang masih termasuk negara berkembang. Kemajuan beberapa negara jajahan Inggris tidak membuktikan penjajahan negara tersebut lebih baik dari yang dilakukan negara lain.
Menemukan Gagasan Utama dalam Teks Eksplanasi
Gagasan utama adalah gagasan atau ide yang dijadikan dasar suatu tulisan. Singkatnya, gagasan utama adalah inti sebuah tulisan. Gagasan utama bisa terletak di kalimat awal atau akhir tulisan, atau bisa juga pada keduanya. Perhatikan contoh di bawah ini!
Pandemi Covid-19 membuat sistem pendidikan nasional mengalami beberapa perubahan kebijakan. Hal ini sebagai bentuk upaya untuk mencegah penularan wabah virus Corona (Covid-19) secara lebih luas, terutama di lingkungan satuan pendidikan.
Salah satu kebijakan pendidikan selama masa darurat Covid-19 tersebut adalah belajar dari rumah. Belajar dari rumah merupakan kegiatan mengubah proses pembelajaran di sekolah menjadi di rumah. Peserta didik tetap mengerjakan semua tugas dari sekolah, tetapi dilakukan di rumah. Belajar dari rumah dapat dilakukan dalam bentuk pembelajaran daring (dalam jaringan) atau jarak jauh. Pembelajaran daring dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.
Gagasan utama tulisan di atas adalah “perubahan kebijakan pendidikan selama Pandemi Covid-19”, bisa juga “dampak Pandemi Covid-19”. Gagasan utama terletak di paragraf awal tulisan. Tulisan yang mengikutinya berupa keterangan yang menjelaskan gagasan utama.
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar