Klik kata berwarna biru jika tidak paham konteksnya.
Perang Dunia II dimulai tahun 1939 dan berakhir tahun 1945. Disebut “perang dunia” karena perang ini melibatkan hampir semua negara di dunia dan dampaknya luar biasa besar. Mirip dengan Perang Dunia I, dua pihak yang berperang disebut Blok Poros dan Blok Sekutu.
Jerman, Italia, dan Jepang adalah kekuatan utama Blok Poros. Sementara itu, kekuatan utama Blok Sekutu adalah Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris Raya, dan Prancis. Tiongkok juga membantu Blok Sekutu.
Perang Dunia II memakan korban
paling banyak dibanding perang manapun dalam sejarah. Para ahli memperkirakan
bahwa 40 hingga 50 juta orang meninggal. Banyak di antaranya adalah warga sipil
(orang-orang yang tidak berperang). Lebih dari 6 juta orang menjadi korban
Holocaust, yaitu rencana Jerman untuk membunuh orang-orang yang dianggap rendahan.
Penyebab Perang
Jepang, Italia, dan Jerman
sama-sama melakukan penyerangan pada tahun 1930-an. Jepang mulai menginvasi
Cina. Italia, dipimpin Benito Mussolini, menaklukkan Ethiopia pada 1935. Jeman
sendiri adalah ancaman terbesar. Adolf Hitler dan partai Nazi-nya, ingin Jerman
menguasai dunia. Pada 1938, tantara Jerman menyerbu Austria.
Hitler kemudian menginginkan
sebagian wilayah Cekoslovakia yang di dalamnya banyak orang berbahasa Jerman.
Inggris dan Perancis membolehkan keinginan itu. Mereka harap Hitler puas
sehingga tidak macam-macam lagi. Rencana mereka—disebut Politik Mengalah—malah
berakhir gagal. Dalam enam bulan, Jerman menguasai seluruh Cekoslovakia.
Hitler pun berencana menguasai
Polandia. Inggris dan Perancis sudah berjanji membantu Polandia jika Jerman
menyerang. Jerman menyiapkan perang dengan berdamai dulu dengan Uni Soviet
(yang saat itu belum menjadi bagian dari Blok Sekutu) pada Agustus 1939. Jerman
tidak ingin bertempur dengan Inggris, Perancis, dan Uni Soviet di saat
bersamaan sekaligus.
Invasi ke Polandia
Pada 1 September 1939, Jerman
menginvasi Polandia. Peristiwa inilah yang memulai Perang Dunia II. Pasukan Jerman
menggunakan serangan baru, namanya blitzkrieg atau “perang kilat”. Blitzkrieg
mengandalkan tank dan pesawat tempur yang bergerak cepat untuk membuat musuh
kaget sehingga menyerah.
Setelah invasi ini, Inggris dan Perancis
menyatakan perang kepada Jerman. Australia, Selandia Baru, Kanada, India, dan
Afrika Selatan bergabung dengan Inggris di Blok Sekutu. Tapi, tidak ada yang
bisa menolong saat Uni Soviet menyerang Polandia pada 17 September. Jerman dan
Uni Soviet membagi Polandia menjadi dua. Selain itu, Uni Soviet menginvasi Latvia,
Lithuania, Estonia, dan Finlandia pada 1939.
Perancis
Pada pertengahan 1940 bulan Mei, pertama
kalinya pasukan Jerman memasuki Perancis. Pada 14 Juni, pasukan Jerman sudah
memasuki ibukota Perancis.
Pada 22 Juni, Perancis setuju
membiarkan Jerman memerintah sebagian besar wilayah negaranya. Walaupun begitu,
banyak orang Perancis yang tetap berperang melawan pasukan Jerman. Mereka
disebut Free French atau Orang Perancis Merdeka. Mereka menerima perintah dari
Charles de Gaulle, yang markasnya berada di Inggris.
Begitu Perancis jatuh ke tangan
Jerman, Italia menyatakan perang terhadap Perancis dan Inggris. Pada 10 Juni
1940, Italia bergabung dengan blok Poros.
Inggris
Target Hitler selanjutnya adalah Inggris.
Dimulai dari Juni 1940, pesawat tempur Jerman mulai mengebom Inggris. Namun,
Inggris punya penemuan radar. Radar ini memperingatkan Inggris saat pesawat
Jerman mendekat. Pesawat tempur Inggris balas menembak para penyerang, dan
pertempuran ini disebut Battle of Britain (Pertempuran Inggris). Pertempuran
Inggris adalah pertempuran udara besar-besaran pertama di dunia.
Pasukan Jerman kemudian memutuskan
tidak menginvasi Inggris. Tapi tetap saja, mereka mengebom London (ibukota Inggris)
dan kota-kota lainnya sampai Mei 1941.
Samudera Atlantik
Inggris juga bertempur dengan Angkatan
laut Jerman. Pada awalnya, Jerman membuat karam banyak kapal persediaan makanan
dan senjata yang dikirim dari Amerika untuk Inggris. Pada 1943, Blok Sekutu
mulai menggunakan jalur udara. Jumlah bantuan yang mencapai Inggris pun meningkat.
Afrika Utara
Di musim gugur tahun 1940, Italia
menginvasi Mesir. Mereka ingin mengendalikan Terusan Suez, yang menghubungkan
Laut Mediterania dengan Laut Merah dan Samudera Hindia. Namun, Inggris berhasil
mengusir Italia.
Kemudian Erwin Rommel, jenderal
dari Jerman, membawa kemenangan Jerman di Afrika Utara. Pada 1942, pasukan Inggris
menghentikan Rommel dalam dua pertempuran di Mesir. Pada 6 November, Jerman
diusir Inggris dari Mesir.
Uni Soviet
Setelah menaklukkan banyak negara
di perbatasan Jerman, Hitler menginvasi Uni Soviet. Penyerangan dimulai apda 22
Juni 1941. Uni Soviet bergabung dengan Blok Sekutu tak lama setelahnya. Pasukan
Uni Soviet menghentikan Jerman di ujung Moskow (ibukota Uni Soviet) dan
Leningrad.
Pada 1942, Hitler memutuskan untuk
merampas kota di Uni Soviet, yaitu Stalingrad. Pertempuran di Stalingrad adalah
pertempuran terbesar di Perang Dunia II. Sekitar 1.9 juta tentara tewas dari
kedua belah pihak. Jerman pun menyerah pada Januari 1943. Setelah itu, pasukan
Uni Soviet perlahan mampu mengusir Jerman dari negaranya.
Sumber: https://kids.britannica.com/kids/article/World-War-II/353934
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar