Minggu, 21 Januari 2024

Perang Dunia II Bag. I: Timeline Perang di Eropa

Klik kata berwarna biru jika tidak paham konteksnya.

Perang Dunia II dimulai tahun 1939 dan berakhir tahun 1945. Disebut “perang dunia” karena perang ini melibatkan hampir semua negara di dunia dan dampaknya luar biasa besar. Mirip dengan Perang Dunia I, dua pihak yang berperang disebut Blok Poros dan Blok Sekutu.

Jerman, Italia, dan Jepang adalah kekuatan utama Blok Poros. Sementara itu, kekuatan utama Blok Sekutu adalah Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris Raya, dan Prancis. Tiongkok juga membantu Blok Sekutu.

Perang Dunia II memakan korban paling banyak dibanding perang manapun dalam sejarah. Para ahli memperkirakan bahwa 40 hingga 50 juta orang meninggal. Banyak di antaranya adalah warga sipil (orang-orang yang tidak berperang). Lebih dari 6 juta orang menjadi korban Holocaust, yaitu rencana Jerman untuk membunuh orang-orang yang dianggap rendahan.

 

Penyebab Perang

Jepang, Italia, dan Jerman sama-sama melakukan penyerangan pada tahun 1930-an. Jepang mulai menginvasi Cina. Italia, dipimpin Benito Mussolini, menaklukkan Ethiopia pada 1935. Jeman sendiri adalah ancaman terbesar. Adolf Hitler dan partai Nazi-nya, ingin Jerman menguasai dunia. Pada 1938, tantara Jerman menyerbu Austria.

Hitler kemudian menginginkan sebagian wilayah Cekoslovakia yang di dalamnya banyak orang berbahasa Jerman. Inggris dan Perancis membolehkan keinginan itu. Mereka harap Hitler puas sehingga tidak macam-macam lagi. Rencana mereka—disebut Politik Mengalah—malah berakhir gagal. Dalam enam bulan, Jerman menguasai seluruh Cekoslovakia.

Hitler pun berencana menguasai Polandia. Inggris dan Perancis sudah berjanji membantu Polandia jika Jerman menyerang. Jerman menyiapkan perang dengan berdamai dulu dengan Uni Soviet (yang saat itu belum menjadi bagian dari Blok Sekutu) pada Agustus 1939. Jerman tidak ingin bertempur dengan Inggris, Perancis, dan Uni Soviet di saat bersamaan sekaligus.

 

Invasi ke Polandia

Pada 1 September 1939, Jerman menginvasi Polandia. Peristiwa inilah yang memulai Perang Dunia II. Pasukan Jerman menggunakan serangan baru, namanya blitzkrieg atau “perang kilat”. Blitzkrieg mengandalkan tank dan pesawat tempur yang bergerak cepat untuk membuat musuh kaget sehingga menyerah.

Setelah invasi ini, Inggris dan Perancis menyatakan perang kepada Jerman. Australia, Selandia Baru, Kanada, India, dan Afrika Selatan bergabung dengan Inggris di Blok Sekutu. Tapi, tidak ada yang bisa menolong saat Uni Soviet menyerang Polandia pada 17 September. Jerman dan Uni Soviet membagi Polandia menjadi dua. Selain itu, Uni Soviet menginvasi Latvia, Lithuania, Estonia, dan Finlandia pada 1939.

 

Perancis

Pada pertengahan 1940 bulan Mei, pertama kalinya pasukan Jerman memasuki Perancis. Pada 14 Juni, pasukan Jerman sudah memasuki ibukota Perancis.

Pada 22 Juni, Perancis setuju membiarkan Jerman memerintah sebagian besar wilayah negaranya. Walaupun begitu, banyak orang Perancis yang tetap berperang melawan pasukan Jerman. Mereka disebut Free French atau Orang Perancis Merdeka. Mereka menerima perintah dari Charles de Gaulle, yang markasnya berada di Inggris.

Begitu Perancis jatuh ke tangan Jerman, Italia menyatakan perang terhadap Perancis dan Inggris. Pada 10 Juni 1940, Italia bergabung dengan blok Poros.

Inggris

Target Hitler selanjutnya adalah Inggris. Dimulai dari Juni 1940, pesawat tempur Jerman mulai mengebom Inggris. Namun, Inggris punya penemuan radar. Radar ini memperingatkan Inggris saat pesawat Jerman mendekat. Pesawat tempur Inggris balas menembak para penyerang, dan pertempuran ini disebut Battle of Britain (Pertempuran Inggris). Pertempuran Inggris adalah pertempuran udara besar-besaran pertama di dunia.

Pasukan Jerman kemudian memutuskan tidak menginvasi Inggris. Tapi tetap saja, mereka mengebom London (ibukota Inggris) dan kota-kota lainnya sampai Mei 1941.

Samudera Atlantik

Inggris juga bertempur dengan Angkatan laut Jerman. Pada awalnya, Jerman membuat karam banyak kapal persediaan makanan dan senjata yang dikirim dari Amerika untuk Inggris. Pada 1943, Blok Sekutu mulai menggunakan jalur udara. Jumlah bantuan yang mencapai Inggris pun meningkat.

Afrika Utara

Di musim gugur tahun 1940, Italia menginvasi Mesir. Mereka ingin mengendalikan Terusan Suez, yang menghubungkan Laut Mediterania dengan Laut Merah dan Samudera Hindia. Namun, Inggris berhasil mengusir Italia.

Kemudian Erwin Rommel, jenderal dari Jerman, membawa kemenangan Jerman di Afrika Utara. Pada 1942, pasukan Inggris menghentikan Rommel dalam dua pertempuran di Mesir. Pada 6 November, Jerman diusir Inggris dari Mesir.

Uni Soviet

Setelah menaklukkan banyak negara di perbatasan Jerman, Hitler menginvasi Uni Soviet. Penyerangan dimulai apda 22 Juni 1941. Uni Soviet bergabung dengan Blok Sekutu tak lama setelahnya. Pasukan Uni Soviet menghentikan Jerman di ujung Moskow (ibukota Uni Soviet) dan Leningrad.

Pada 1942, Hitler memutuskan untuk merampas kota di Uni Soviet, yaitu Stalingrad. Pertempuran di Stalingrad adalah pertempuran terbesar di Perang Dunia II. Sekitar 1.9 juta tentara tewas dari kedua belah pihak. Jerman pun menyerah pada Januari 1943. Setelah itu, pasukan Uni Soviet perlahan mampu mengusir Jerman dari negaranya.


Sumber: https://kids.britannica.com/kids/article/World-War-II/353934

Tidak ada komentar:

Posting Komentar