Rabu, 14 Februari 2024

Ringkasan Perang Dunia I

Pengertian

Perang Dunia I adalah perang global yang terpusat di Eropa yang terjadi pada 1914—1918. Perang ini adalah salah satu konflik paling berdarah dalam sejarah umat manusia, karena menelan korban sampai ratusan juta jiwa. Akibat dari konflik ini pun masih terasa, yakni pembentukan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang bertujuan menghindari perang dunia.

Perang Dunia menyadarkan manusia bahwa perang bukanlah jalan yang efektif untuk menyelesaikan masalah.

Aliansi

Triple Alliance/Blok Sentral

Triple Entente/Blok Sekutu

Jerman

Inggris

Austro-Hongaria

Perancis

Italia

Rusia

Turki

Amerika Serikat





Aliansi artinya politik berkelompok atau mencari kawan. Saat Perang Dunia, negara-negara di Eropa membentuk aliansinya sendiri. Aliansi ini mempunyai kesamaan tujuan. Dan seandainya ada anggota aliansi yang diserang oleh negara lain, anggota lain wajib membela yang diserang. Ada dua aliansi di Perang Dunia I, yakni Triple Alliance dan Triple Entente.


Penyebab Umum

Sebenarnya sampai hari ini para ahli sejarah masih memperdebatkan penyebab-penyebab terjadinya Perang Dunia I. Ada banyak kemungkinan, dan tidak ada yang bisa memastikan dampak yang paling pasti. Akan tetapi, inilah yang berhasil diketahui.

Politik aliansi. Politik aliansi berarti politik berkelompok. Dahulu, negara-negara Eropa membentuk aliansi masing-masing. Pembentukan aliansi beberapa negara membuat negara-negara lain dilanda cemas karena takut suatu hari diserang.

Ini seperti beberapa teman sekelasmu terus-terusan bermain bersama dalam satu geng tanpa melibatkan anggota kelas lain. Tentunya membuatmu tidak nyaman dan ingin ikut membentuk geng. Kelas yang harusnya saling berbaur akhirnya berisi geng-geng yang punya cara pergaulan berbeda. Rasanya tidak nyaman, bukan? Bisa menimbulkan konflik sewaktu-waktu.

Etnosentrisme berlebihan. Etnosentrisme berarti rasa kebanggaan berlebihan terhadap suku bangsa sendiri, sampai-sampai merendahkan suku bangsa lain. Di Eropa sana, negaranya cenderung berisi satu atau beberapa suku saja, alias seragam. Berbeda dengan bangsa Indonesia yang terdiri atas ratusan suku bangsa. Karena satu negara berisi suku bangsa yang sama, orang Eropa tidak terbiasa melihat perbedaan. Mereka pun menganggap bangsa sendiri yang paling hebat.

Persaingan industri dan militer. Beberapa negara di Eropa, seperti Jerman dan Austro-Hongaria, perlu menjual produknya ke luar negeri agar ekonomi stabil. Sayangnya, target pasar mereka terbatas karena daerah jajahan yang sedikit.

Sementara itu, Inggris dan Perancis adalah top global penjajah dengan wilayah jajahan terluas. Sayangnya, mereka tidak mau berbagi pasar. Jerman dan Austro-Hongaria pun menjadi kesal, sampai merencanakan perang untuk merebut wilayah jajahan Inggris dan Perancis (supaya bisa berjualan). Jerman dan Austro-Hongaria pun mempersiapkan diri untuk berperang dengan mengembangkan militernya. Hal ini membuat negara lain cemas karena takut diserang. Keadaan pun semakin pelik.

 

Penyebab Khusus

Perang Dunia I ibarat petasan. Penyebab umumnya seperti sumbu petasan. Sementara itu, penyebab khususnya seperti api yang menyalakan sumbu.

Penyebab khusus Perang Dunia I adalah penembakan Pangeran Franz Ferdinand dari Austro-Hongaria. Sang pangeran dan istrinya ditembak oleh remaja Serbia (Rusia) di Sarajevo, Bosnia-Herzegovina. Tidak ada bukti pemerintah Rusia berperan dalam pembunuhan itu, tetapi raja Austro-Hongaria menggunakannya untuk memulai Perang Dunia I.


Medan Tempur Perang Dunia I

Sebagian besar peperangan terjadi di dua medan tempur, yaitu Front Timur dan Front Barat.

Front Barat menggunakan strategi perang parit. Ratusan kilometer parit (seperti selokan) digali kedua pihak di perbatasan Prancis dan Jerman. Para prajurit, bersenjatakan senapan mesin, saling tembak. Tank diciptakan untuk melintasi parit.

Front Timur memilih lebih terbuka, dibantu senapan mesin. Tank tidak dipakai di sini. Jerman mengalahkan Rusia dengan parah hingga tak ada serangan balasan ke Jerman.


Akhir Perang Dunia I

Pada November 1918, Jerman kalah. Pasukan mereka dihancurkan Amerika. Austro-Hongaria bubar dan Kekaisaran Ottoman (Turki) terlalu jauh untuk membantu. Penduduk Jerman kelaparan. Ekonomi Jerman sangat lemah sehingga uang mereka tidak berharga. Jerman menyerah pada 11 November 1918, dan selanjutnya terpaksa menandatangani Perjanjian Versailles.

Akan tetapi, perjanjian ini sangat merugikan Jerman. Beberapa poin pentingnya adalah: Jerman harus mengurangi pasukannya secara drastis, harus membayar seluruh kerugian perang dari pihak Triple Alliance MAUPUN Triple Entente, dan harus menyerahkan semua wilayah jajahannya. Rakyat Jerman begitu sakit hati sampai kemarahan mereka dimanfaatkan oknum bernama Adolf Hitler untuk memulai Perang Dunia II.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar