Sabtu, 28 Januari 2023

Tokoh Perang Dunia II - Biografi Adolf Hitler

Adolf Hitler adalah pemimpin Jerman dari 1933 sampai 1945. Dia adalah ketua partai Nazi dan menjadi penguasa kejam. Hitler memulai Perang Dunia II dengan menginvasi Polandia dan negara-negara Eropa lainnya. Dia juga terkenal ingin menghabisi orang-orang Yahudi dalam Holocaust.

Hitler lahir pada 2 April 1889 di Braunau am Inn, di Austria. Keluarganya hidup berpindah-pindah. Hitler punya masa kecil yang suram. Kedua orang tua dan saudara-saudaranya meninggal saat masih muda.

Hitler juga tidak baik di sekolah. Dia dikeluarkan dari beberapa sekolah sebelum pindah ke Wina, Austria, untuk mengejar mimpi menjadi seniman. Saat tinggal di Wina, dia pun sadar tak punya bakat seni dan hidupnya miskin. Lantas, dia pindah ke Jerman dengan harapan menjadi arsitek.

Ketika Perang Dunia I dimulai, Hitler bergabung menjadi tentara Jerman. Dia berprestasi dua kali karena keberaniannya. Saat Perang Dunia I pula Hitler menjadi pecinta tanah air dan menyukai peperangan.

 

Naik Kekuasaan

Setelah Perang Dunia I, Hitler masuk dunia politik. Waktu itu rakyat Jerman kecewa karena kalah perang. Mereka juga membenci isi Perjanjian Versailles yang sangat merugikan. Apalagi Jerman waktu itu sedang krisis ekonomi. Banyak rakyat jatuh miskin. Di saat-saat genting seperti itu, Hitler mulai terkenal dan naik kekuasaan.

Baru ketika masuk dunia politik, Hitler menyadari bakatnya adalah berbicara. Pidatonya memikat masyarakat dan banyak yang percaya kata-katanya. Hitler pun bergabung ke partai Nazi dan menjadi ketua. Dia berjanji kepada rakyat Jerman jika dirinya menjadi pemimpin, dia akan mengembalikan kejayaan Jerman di Eropa. Pada 1933, Hitler terpilih menjadi kanselir (perdana menteri).

Setelah jadi perdana menteri, tidak ada yang bisa menghentikan Hitler. Dia sudah mempelajari idolanya, yaitu Benito Mussolini, tentang bagaimana memasukkan unsur fasisme ke dalam pemerintahan dan menjadi diktator. Dengan cepat Hitler pun berubah menjadi diktator (penguasa yang kejam).

 

Perang Dunia II

Agar Jerman terus tumbuh, Hitler merasa negaranya membutuhkan lebih banyak wilayah. Pertama, dia mengambil alih Austria, kemudian Cekoslovakia. Belum cukup, pada 1 September 1939, Jerman menginvasi Polandia. Gara-gara kejadian itu, Perang Dunia II meletus.

Hitler bersekutu dengan Jepang dan Italia, membentuk Blok Poros. Ketiganya melawan Blok Sekutu yang terdiri atas Inggris, Perancis, Uni Soviet, dan Amerika Serikat.

Pasukan Hitler mulai menginvasi banyak wilayah di Eropa. Mereka menyerang dengan cepat. Nama strateginya adalah blitzkrieg atau ‘perang kilat’. Dalam sekejap, Jerman berhasil menguasai sebagian besar Eropa, termasuk Perancis, Denmark, dan Belgia.

Akan tetapi, Blok Sekutu menyerang balik. Pada 6 Juni 1944, Sekutu menyerang pantai Normandy dan membebaskan Perancis. Maret 1945, pihak Sekutu berhasil mengalahkan banyak pasukan Jerman. Hitler akhirnya bunuh diri pada 30 April 1945.


Holocaust dan Pembersihan Etnis

Hitler bertanggung jawab terhadap beberapa kejahatan paling mengerikan dalam sejarah umat manusia. Dia sangat benci orang Yahudi dan ingin membasmi mereka dari Jerman. Dia memaksa orang Yahudi ke kamp konsentrasi (tempat pembunuhan massal). Sekitar 6 juta orang Yahudi tewas karenanya. Selain orang Yahudi, Hitler juga membasmi orang-orang Gipsi, kaum pelangi, kulit hitam, dan orang disabilitas.

Artikel ini adalah saduran dari https://www.ducksters.com/biography/adolf_hitler.php

Tidak ada komentar:

Posting Komentar